Aku pikir. . .
Aku sudah mulai menghilangkan perasaan itu
Tapi ternyata aku salah
Aku sudah mulai menghilangkan perasaan itu
Tapi ternyata aku salah
Memang hari demi hari berlalu tanpa terasa
Memang benar aku selalu menyimpan perasaan ini tanpa membiarkanmu tahu meskipun hanya sedikit
Memang benar aku takut bersua akan perasaan ini
Memang benar aku takut kau menjauhiku
Memang benar aku selalu menyimpan perasaan ini tanpa membiarkanmu tahu meskipun hanya sedikit
Memang benar aku takut bersua akan perasaan ini
Memang benar aku takut kau menjauhiku
Tapi tahu kah engkau?
Dalam kesendirian ini aku tetap berusaha
Berusaha utuk memantaskan diri untukmu
Berusaha lebih memperbaiki diri untuk lebih baik lagi
Berusaha utuk memantaskan diri untukmu
Berusaha lebih memperbaiki diri untuk lebih baik lagi
Bukan karena untukmu. . .
Tapi juga untuk diriku sendiri. . .
Dan jika pada akhirnya nanti aku tetap tidak bersamamu
Maka itulah yang terbaik untukku
Terbaik untukmu
Maka itulah yang terbaik untukku
Terbaik untukmu
Dan aku bahagia. . .
Bahagia karena kau pernah singgah dihati ini
Bahagia kau menghiasi dan mewarnai hari-hariku
Bahagia karena kau pernah singgah dihati ini
Bahagia kau menghiasi dan mewarnai hari-hariku
Meski sebentar. . .
Meski sesaat. . .
Meski sesaat. . .
Namun aku tetap bahagia
Terima kasih untukmu yang sudah singgah dihatiku
Terima kasih untukmu yang sudah singgah dihatiku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar